Setiap detik dikala sepi mendekam dalam perenungan,
aku sudah berusaha melakukan yang terbaik untukmu,
menjadi sesempurna mungkin untukmu.
Tapi aku sadar… segala yang terbaik bagiku,
segala sesuatu yang tersempurna yang telah kulakukan,
belum tentu terbaik dan tersempurna untukmu.
Aku merasa bukan yang terbaik untukmu.
Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan…
Aku sadar akan kekuranganku,
Aku sadar akan keterbatasan hatiku.
Maafkan aku…
Aku juga sadar kamu juga sudah melakukan yang terbaik untukku.
Kamu banyak melakukan hal-hal terindah yang dapat menyanjungku,
membuat diriku merasa tinggi…
membuat diriku menjadi lebih baik.
Terima kasih atas segala yang pernah kamu lakukan, kamu berikan untukku.
Dan yakinlah, aku tak menyesal atas semua itu.
Di dalam pengembaraanku di samudera hatimu,
di dalam perjalananku di padang kalbumu…
banyak sekali yang telah kuraih.
Aku tak pernah merasa sia-sia, walau banyak waktu yang kuhabiskan.
Dan aku tak merasa waktuku kugunakan untuk membangun kesia-siaan.
Dan untuk sekarang ini…
Aku sangat bersyukur atas segala yang aku punya, segala yang ada pada diriku…
Asal aku diijinkan untuk menikmatinya tanpa merubahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar