Sabtu, 25 Juni 2011

betapa ku membutuhkanmu...


Dalam fajar shodiq ...
menyentuh titik terendah bumiMu
tak terucap rasa ini
aku benar-benar membutuhkanMu
di tengah matahari terbit
di saat sang surya paling terik
di tengah senja mulai berbisik
di dalam buaian langit berwana lurik
di waktu bulan menjadi raja cahaya berbintik
dan di waktu alam hening, tak ingin terusik

Subhana robbiyal a'la wa bi hamdih ...
MemujiMu, menundukkan sombongku
Subhana robbiyal a'la wa bi hamdih ...
Mengakui keagunganMu, menyadari kelemahanku

Dalam sujudku ...
kuhaturkan hati yang mudah goyah ini
kusungkurkan tubuh yang ingin berterimakasih
kuluangkan fikiran, hanya mengingatMu dalam diri
kuungkapkan cinta yang jauh dari sempurna ini

Dalam sujudku ...
Engkau belai aku dengan ijabah dan hikmahMu
Engkau lebih dekat dari urat nadiku
Engkau tambah nikmatMu dengan sehatku
Engkau sambut aku sebagai hambaMu
Engkau jernihkan fikiranku ...,
Engkau bersihkan kerak dalam hatiku ...,
jihad, ijtihad, mujahadah ... memupuk cintaku

wa maa lana Robbana,
siwaka yaa hasbana ...
dalam sujudku ...
Engkau membuatku semakin rindu

entahlah aku tak tau....

Setiap detik dikala sepi mendekam dalam perenungan,
aku sudah berusaha melakukan yang terbaik untukmu,
menjadi sesempurna mungkin untukmu.
Tapi aku sadar… segala yang terbaik bagiku,
segala sesuatu yang  tersempurna yang telah kulakukan,
belum tentu terbaik dan tersempurna untukmu.

Aku merasa bukan yang terbaik untukmu.
Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan…
Aku sadar akan kekuranganku,
Aku sadar akan keterbatasan hatiku.
Maafkan aku…
Aku juga sadar kamu juga sudah melakukan yang terbaik untukku.
Kamu banyak melakukan hal-hal terindah yang dapat menyanjungku,
membuat diriku merasa tinggi…
membuat diriku menjadi lebih baik.
Terima kasih atas segala yang pernah kamu lakukan, kamu berikan untukku.
Dan yakinlah, aku tak menyesal atas semua itu.
Di dalam pengembaraanku di samudera hatimu,
di dalam perjalananku di padang kalbumu…
banyak sekali yang telah kuraih.
Aku tak pernah merasa sia-sia, walau banyak waktu yang kuhabiskan.
Dan aku tak merasa waktuku kugunakan untuk membangun kesia-siaan.

Dan untuk sekarang ini…
Aku sangat bersyukur atas segala yang aku punya, segala yang ada pada diriku…
Asal aku diijinkan untuk menikmatinya tanpa merubahnya.

Kamis, 16 Juni 2011

setelah kesulitan pasti ada kemudahan

sabar adalah kunci dari semua yg qt harapkan.
Dan setiap kesulitan dengan ny menjadi kemudahan,
bersabarlah meski terasa panjang kegelapan.
Dengan sikap keras kepala berubah kelembutan,
mungkin saja akan diperoleh dgn kesabaran.

Hidup telah mengajariku untuk menerima,
stiap warna yang dberikan dgn ridha dan rela,
aku melihat sikap ridha bisa meringankan bebanku,
ridha merupakan satu kenikmat dari Nya,
ridha adalah tanda keimanan,
bahwa dari Allah datang pertolongan dan perlindungan

renungkanlah wahai kaum wanita

Wahai kaum wanita… bukankah Allah telah memuliakan kalian? Bukankah Allah telah memberikan dan mengangkat derajat kaum wanita? menurunkan surat yang isinya adalah kebanyakan adalah urusan yang membela kaum wanita.. petunjuk khusus bagi kaum wanita ..? melindungi hak kaum wanita, memberikan berbagai kemudahan bagi kaum wanita..
Wahai kaum wanita… bukankah seharusnya kebanyakan dari kaum wanita yang telah Allah muliakan berada di surga? bukankah seharusnya kaum wanita yang diangkat derajatnya, berada di surga..? bukankah seharusnya surat yang khusus Allah turunkan untuk kaum wanita mengantarkan dirinya untuk menikmati istana di surga…?

Wahai kaum wanita…. renungkanlah sejenak.... Apakah kalian tidak menyadari bahwa seringkali kalian membalas nikmat yang Allah berikan dengan perbuatan dosa dan kemaksiatan..? Pernahkah, kalian merenung sejenak, merenungkan dosa dan kemaksiatan yang kalian lakukan, atau bahkan kalian tidak tahu bahwa apa kalian lakukan itu adalah perbuatan dosa…? Sudahkah kalian mempersiapkan jawaban ketika dihadapkan pada persidangan Allah….?

Wahai kaum wanita... sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian… agar kalian menjaga komitmen syahadat kalian kepada Allah, menjalankan sunnah-sunnah Rasul, menjaga shalat kalian, berpuasa di bulan romadhon, berzakat, bersedekah dengan harta yang Allah titipkan kepada kalian, dan berhaji jika kalian mampu…

Wahai kaum wanita....
sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian… agar kalian menjaga diri kalian, menutup aurat kalian, tidak memperlihatkan rambut kalian kepada kaum lelaki yang bukan muhrim.. menjaga pandangan kalian, tidak mengundang dan memberikan kesempatan pada kaum lelaki untuk maksiat kepada kalian…?

Wahai kaum wanita.... sesungguhnya Rasulullah telah berwasiat kepada kalian… agar kalian menjaga lisan kalian dari perkataan yang tidak bermanfaat..

Renungkanlah..

Selasa, 14 Juni 2011

my heart

Diam dalam lubuk hati yang bergejolak, Terkadang hasrat begitu berkecamuk di dalam dada, aku sedang putus asa, aku menghibur diri sendiri ketika aku menangis. Realitas berselimut kebingungan, keabstrakkan dalam malam yang semakin beku ini, aku masih saja berperang melawan apa yang kurasa, Ingin rasanya ku tutup mata, jelas aku melihat semua hal tak berguna yang berserakan di otakku hari ini, memikirkan hal yg tak penting, sulit menggambarkan bagaimana perasaanku yang sulit di prediksi ini, aku sulit menterjemahkan setiap gemetar dalam hati, aku sulit melukiskan koyakan hatiku saat aku merasa sakit, aku sulit menunjukkan ekspresiku saat khawatir menyelimuti hari-hariku, Perasaan yang susah dijelaskan, rasanya ingin marah, ingin teriak, tapi apa harus?